Nganjuk, PING– Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk mengadakan layanan KB gratis bertajuk ‘Safari KB’ di Puskesmas Rejoso pada Kamis (28/11/2024). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) dan Hari Ibu Tahun 2024.
Turut hadir dalam acara Kepala Dinas PPKB Nganjuk beserta jajarannya, Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, Kepala Puskesmas Rejoso, Kader KB, 51 Akseptor, dan undangan terkait.
Kepala Dinas PPKB Nganjuk melalui Plt Sekretaris Dinas PPKB Nganjuk Suhartatik Kundariana menjelaskan sebanyak 51 akseptor mendapatkan pelayanan KB dalam kegiatan ini, dengan rincian 8 akseptor memilih metode IUD dan 43 akseptor menggunakan implan.

“Selain memberikan layanan KB, kegiatan ini juga menyediakan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks melalui IVA dan Pap Smear, yang diikuti oleh 55 peserta,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Kundariana menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendekatkan layanan kesehatan reproduksi kepada masyarakat. “Safari KB ini adalah wujud nyata pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga di Nganjuk memiliki akses yang mudah terhadap layanan KB dan kesehatan reproduksi,” jelasnya.
Dukungan juga disampaikan oleh perwakilan anggota DPRD Nganjuk, Marianto yang turut hadir dalam acara tersebut. Dikatakan Marianto bahwa salah satu tugas dari anggota dewan adalah juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yaitu melalui kegiatan sosialisasi tentang KB bahwa 2 anak cukup.

"Layanan KB gratis ini menjadi langkah konkret dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Kami dari DPRD akan terus mendorong program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Rejoso, Mochammad Cholid Abdul Rahman mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat. Ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi semakin meningkat. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan di masa mendatang,” ujarnya.
Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung program kesehatan nasional, khususnya terkait pengendalian penduduk dan peningkatan kesehatan keluarga. Melalui Safari KB, diharapkan dapat tercipta keluarga-keluarga yang lebih sehat, sejahtera, dan berkualitas di Kabupaten Nganjuk