Nganjuk, PING- Bertempat di Planning Centre, Bappeda Kab. Nganjuk (Senin, 09/12/2024), Pj. Bupati Handoko mengikuti kegiatan zoom meeting yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, terkait pengendalian inflasi jelang Natal dan Tahun Baru, serta kenaikan upah minimum tahun 2025.
Mendagri Tito Karnavian menjadi moderator acara ini, yang diikuti Panglima TNI Agus Subiyanto, jajaran Kejagung, seluruh jajaran kementerian terkait, para gubernur dan bupati/walikota - kab/kota seluruh Indonesia.
Sesuai instruksi Presiden Subianto, yang diikuti Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 16 Tahun 2024, tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025. Pemerintah akan menaikkan UMP/ UMK tahun 2025 sebesar 6,5ri UMP/UMK 2024. Nilai kenaikan UM 2025 mempertimbangkan PE, tingkat inflasi dan indeks tertentu.

Beberapa point yang dibahas dalam rapat ini diantaranya : Gubernur wajib menetapkan UMP, Gubernur dapat menetapkan UMK, serta UMK 2025 harus lebih tinggi dari UMP. Selanjutnya Dewan Pengupahan Kab/Kota segera menghitung nilai UMK, selanjutnya merekomendasikan nilai Upah Minimum sektoral Kab/kota tahun 2025 kepada Gubernur, dan diumumkan paling lambat 18 Desember 2024.
Didampingi Asisten Ekbang Judi Ernanto, Staff Ahli Bupati Isna Sofiatin, dan anggota TPID termasuk perwakilan Bulog dan BPS Nganjuk, Pj. Bupati Handoko kemudian akan menindaklanjuti semua arahan Presiden RI Prabowo Subianto, Mendagri dan Bapanas untuk lebih intens dan memonitoring, terutama menjaga stabilitas harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2024, serta segera membahas kenaikan UMK Nganjuk dengan jajaran terkait.

Ada beberapa hal yang membanggakan diungkap dalam rapat ini, dari paparan Pj. Gubernur Sumsel bisa mengendalikan harga bawang merah di Sumsel juga berkat kerja sama dengan Kab. Nganjuk, termasuk kunjungan rombongan Pemprov Papua Pegunungan, Kab. Lany Jaya dan Kab. Puncak Jaya ke Kab. Nganjuk, untuk belajar pengembangan produk bawang merah.